Tuesday, February 19, 2019

BALINESE BUFFALO HORN & SILVER KRIS HILD










HULU KERIS BALI
Tanduk kerbau dan perak
Awal abad 20
Diameter 6 cm, tinggi 13 cm

Hulu keris bali bermotif sosok raksasa Bute Kale (?) dengan bahan tanduk kerbau dan perak kadar baik pada bagian bawahnya.
Motif raksasa berkepala besar ini termasuk motif yang cukup jarang dijumpai

Zold - SL

Monday, February 18, 2019

JAVANESE WAJANG SILVER BRACELET







1 BUAH GELANG PERAK WAYANG
Jawa, Indonesia
Awal abad 20 (1910 - 1930an)
Perak kadar baik
Marking 800 C
Diameter 6,5 cm lebar 2,3 cm
Berat 52 gram

Zold - Jabar

Saturday, February 9, 2019

JAVANESE WOODEN TRAY













NAMPAN KAYU PRADA GINCU NDALEM YOGYAKARTA
Yogyakarta, Indonesia
1900 - 1920
Katu jati prada gincu
65 cm x 36,5 cm tinggi 12,5 cm

Nampan kayu multi fungsi yang dipergunakan dalam upacara atau aktifitas ritual dalam lingkungan bangsawan Jawa di Yogyakarta pada masa era HB VII.

Zold - Jakarta

Sunday, January 27, 2019

JAVANESE NOBLEMAN BETEL NUT SET











SET KINANGAN 'NDALEM' / NINGRAT JAWA
Yogyakarta, Indonesia
Akhir abad 19
Kulit penyu / tortoiseshell, perak, emas, kayu jati & besi baja
25,5 cm x 18 cm
Perak biji kinangan : 190 gram
Emas kadar 14 - 18 : 6,1 gram

Sebuah set kinangan yang dipergunakan oleh kalangan bangsawan Jawa Jogjakarta yang cukup langka.
Terbuat dari bahan pilihan terbaik pada saat itu seperti kulit penyu, perak & emas.
Mengandung unsur percampuran kebudayaan Jawa Mataram (pada motif ukiran biji kinangan) serta unsur Eropa / Belanda yang tercermin pada bentuk global baki yang menyerupai mahkota besar dengan detail mahkota kecil di ke-dua ujungnya.

Foto Pangeran Adhipati Ario Mangkoe Boemi yang berpose dengan dekorasi meja & kinangan pada tahun 1889.
Foto oleh Kassian Chepas, sumber : KITLV


Zold - Jakarta

Friday, September 28, 2018

HAMENGKU BUWONO VII TEASET













TEASET SRI SULTAN HAMENGKU BUWONO VII
Buatan Prancis / Eropa untuk Yogyakarta, Indonesia
Foto potrait dalam keramik oleh Kassian Cephas
Akhir abad 19 (1877 - 1900)
Carbon transfer print & gilding diatas porcelain
Marking kabur, hanya nomor seri No.19
39 cm x 30 cm, tinggi 17 cm
1 cangkir ada cuil dan cangkir lainnya ada retak rambut

Foto adalah Sri Sultan Hamengku Buwono VII (1839 - 1921) ketika masih muda, beliau memerintah Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat dari 1877 sampai 1921.
Foto potret adalah karya Kassian Cephas (1845 - 1912), fotographer legendaris yang menjadi fotographer pribumi pertama di Nusantara.
Beliau mengabdi menjadi fotographer khusus untuk Kraton Yogyakarta sejak tahun 1871 pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono VI hingga era HB VII.

Teaset dibuat khusus / special order hanya untuk kalangan kerabat Kraton Yogyakarta ketika ada moment-moment penting / perayaan. Karena bukan produksi massal untuk umum, jumlah yang dipesan tentu relatif terbatas, menjadikan teaset ini warisan langka memori perjalanan tradisi dan budaya aristokrat Jawa.

Zold - Jakarta