INDONESIAN FOLK & PRIMITIVE ART / ETHNOGRAPHICA & ANCIENT ART patinantik@gmail.com +62-878-3901-8182
Sunday, September 27, 2015
KGPAA PAKU ALAM VII COMMEMORATIVE PLATE
PIRING PERINGATAN 1000 HARI KGPAA PAKU ALAM VII (1882 - 1937)
TTK, Jepang untuk Jogjakarta, Indonesia
Original
1939
Keramik porselen transferprint
Diameter 22,8cm
Made by TTK, Japan for Jogjakarta, Indonesia
Original
1939
Porcelain transfer printing
Diameter 22,8cm
Zold - Jakarta
JAVANESE COMMEMORATIVE PLATE WITH 'JE MAINTIENDRAI' LOGO
PIRING PERINGATAN PATIH DANUREDJA VII
Buatan Rosenthal, Selb, Jerman untuk Jogjakarta, Indonesia
Original
1926
Keramik porselen transferprint
Diameter 21,5cm
Rosenthal, Selb, Germany for Jogjakarta, Indonesia
Original
1926
Porcelain transfer print
Diameter 21,5cm
Zold - Jakarta
Thursday, September 10, 2015
JAVANESE BRONZE OFFERING TRAY
TALAM PERUNGGU PERSEMBAHAN
Mataram Hindu, Jawa Tengah, Indonesia
Original
Abad 8 - 11 Masehi
Perunggu
Diameter 48 cm
Mataram Hindu Kingdom, Central Java, Indonesia
Original
8th C - 11th C
Bronze
Diameter 48 cm
Zold - Surabaya
Monday, August 24, 2015
GAMBYONG JAVANESE SHADOW PUPPET MASCOT
GAMBYONG WAYANG KULIT
Jawa Tengah, Indonesia
1920 - 1940
Original
Kayu nangka, bambu, kain dan pigment pewarna
Tinggi 50cm
Central Java, Indonesia
1920 - 1940
Original
Jackfruit wood, bamboo, cloth and pigments
Height 50cm
Gambyong seperti maskot atau 'pawang' untuk wayang kulit, biasa hanya ada 1 atau sepasang saja dalam 1 peti wayang.
Dimainkan di akhir penutup pertunjukan wayang kulit, menyampaikan intisari filosofi cerita dengan keceriaan.
Jumlahnya tentu jauh lebih minim daripada wayangnya, dengan perbandingan 1 peti wayang banding 1 atau 2 buah gambyong.
Ada gantian baru pada lengan kanan bagian bawah gambyong berwajah primitif ini, sistim sambungan lengannya yang agak unik, engsel dan poros putar di 4 titik.
Zold - Surabaya
Thursday, August 20, 2015
BURMESE HINTHA SHAPED BETEL BOX
CEPUK KINANGAN HINTHA BIRMA
Birma / Myanmar
1910 - 1930an
Original
Kayu, plat besi, kaca, cermin, gilding emas dan lacquer merah
Tinggi 37cm
Burma . Myanmar
Early 20th C
Original
Wood, metal, glass and mirror. Gilded and lacquered.
Height 37cm
Burung mitologi Hintha / Hamsa bangsa Birma ini dalam sudut pandang orang Eropa di idiumkan segagai angsa suci, sedangkan rakyat lokal asli disana menganggap Hintha adalah penjelmaan dari bebek Brahminy ( Ruddy shelduck ), yg terkenal sebagai simbol cinta dan kesetiaan abadi. Bebek Brahminy hanya 1 pasangannya sampai mati.
Cepuk kinangan ini biasanya dipergunakan untuk upacara inagurasi pendeta baru dalam biara-biara Buddha di Birma, hanya sebagai simbolisasi, tidak dipergunakan untuk menginang sehari-hari.
Kondisi benda ini ada beberapa cuil di bagian ujung kepala burungnya, retak, juga beberapa kaca dan gilding yg sudah lepas, hal yg lumrah terjadi pada cepuk kinangan Hintha orisinil dan tua.
Zold - Jakarta
Subscribe to:
Posts (Atom)