INDONESIAN FOLK & PRIMITIVE ART / ETHNOGRAPHICA & ANCIENT ART patinantik@gmail.com +62-878-3901-8182
Sunday, August 28, 2016
2 PCS JAVANESE SILVER CURTAIN HOOKS
2 BUAH GANTUNGAN KELAMBU JAWA
Jawa Tengah, Indonesia
Original
Awal abad 20
Perak kadar 500 - 600 dan 800 - 900
Berat 103 gram
14,5 cm x 9 cm dan 13,5 cm x 8 cm
Bukan pasangan aslinya
Central Java, Indonesia
Original
Early 20th C
Solid silver 500 - 600 purity and 800 - 900 purity
Total weight 105 grams
14,5 cm x 9 cm & 13,5 cm x 8 cm
Not original matching pair
Zold - Banten
Tuesday, August 2, 2016
MALAY SILVER BETEL NUT SET
KINANGAN PERAK MELAYU
Sumatera, Indonesia
Original
Akhir abad 19
Perak gilding emas, plat seng dan cat minyak
23cm x 17,5cm, tinggi 13,5 cm
Perak cepuk : kadar 800, berat 173 gram
Perak baki : kadar 500 - 600, berat 174 gram
Total berat perak 347 gram
Sumatra, Indonesia
Original
Late 19th C
Gilded solid silver and painted metal sheet
Late 19th C
23cm x 17,5cm. Height 13,5cm
Slver containers : 800 purity, weight 173 grams
Silver tray : 500 - 600 purity, weight 174 grams
Total solid silver weight 347 grams
Keberadaan benda-benda perak Melayu jauh lebih sulit dijumpai dibandingkan perak sejenis dari kebudayaan Cina peranakan.
Dengan motif sulur dan bunga, tampa unsur hewan atau manusia, ukiran pada perak Melayu menjadi khas dengan identitasnya.
Walau sering dijumpai dengan kandungan bahan perak yang banyak unsur tembaganya, perak Melayu tetap menjadi primadona karena kelangkaan dan usia sejarah perjalanannya yang panjang.
Set kinangan ini ada sedikit-sedikit penyok alami, pada salah satu cepuk peraknya terdapat sobek kecil di bagian tengah cepuk.
Zold - Jakarta
Tuesday, June 28, 2016
JAVANESE HEXAGONAL JEWELRY BOX
SEPASANG TEMPAT PERHIASAN JAWA
Jogja / Soerakarta ( ? ), Jawa, Indonesia
Original
Awal abad 20
Kaca kristal, cermin, perunggu dan perak
16,5 x 18 x 7 cm & 14,5 x 16,5 x 11 cm
Jogja / Soerakarta ( ? ), Java, Indonesia
Original
Early 20th C
Crystal grass, mirror, bronze and silver
16,5 x 18 x 7 cm & 14,5 x 16,5 x 11 cm
Tempat perhiasan yang biasanya dimiliki oleh bangsawan di Jawa.
Biasanya dihiasi dengan ukiran grafir atau etched pada bagian kaca, baik berbentuk bunga, motif atau ada juga yang mempunyai inisial nama / lambang.
Contoh benda serupa dengan initial :
Zold - Salatiga
Thursday, June 23, 2016
JAVANESE NOBILITY WOODEN CONTAINER
TENONG KAYU PRADA GINCU
Yogyakarta, Jawa, Indonesia
Original
Awal abad 20
Prada, cat tulang dan lacquer gincu pada kayu lapis dan jati
Diameter 23 cm, tinggi 9 cm
Yogyakarta, Java, Indonesia
Original
Early 20th C
Lacquer, gold leaf, fish glue medium, pigment on plywood and teak wood
Diameter 23 cm, height 9 cm
Wadah kayu yang identik sebagai benda dari kalangan 'Ndalem' Jogja dan Solo, terbuat dari lapisan kayu tipis yang di bentuk membulat. Biasanya mempunyai motif wajik sederhana, ciri motif Mataraman di Jawa Tengah.
Warna hanya variasi antara kuning gading, merah / gincu, hijau dan prada. Dahulu salah satu fungsinya adalah sebagai wadah untuk hantaran.
Zold - Surabaya
Wednesday, June 8, 2016
JAVANESE ROYAL NOBILITY TEA SET
TEASET KGPAA HAMENGKUNEGORO III
Wm Guerin & Co, Prancis untuk Yogyakarta, Indonesia
Foto oleh Kassian Cephas
Original
1900 - 1910an
Carbon transfer print dan gilding di atas porselen
40,5 cm x 33 cm
Wm Guerin & Co, France made exclusively for Yogyakarta aristocrats, Indonesia
Photo by Kassian Cephas
Original
Late 19th C / early 20th C
Carbon transfer print and gild on porcelain
40,5 cm x 33 cm
Foto adalah Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Hamengkunegoro III / Gusti Raden Mas Putro ( 8 Maret 1879 - 21 Pebruari 1913 )
Putra Mahkota Keraton Yogyakarta dari tahun 1895 sampai 1913.
Tehnik pembuatan foto diperkirakan dari Autotype atau 'carbon transfer print', salah satu tehnik kuno dan sulit dalam pembuatan enamel photografi.
Kualitas foto sangat baik, tidak berbeda dengan kualitas cetak foto diatas kertas, gradasi terang gelap mempunyai 'range' wilayah yang tinggi.
Pada benda tipe sejenis dengan foto yang berwarna, pewarnaan dilakukan dengan sentuhan kuas secara manual, ini memperlihatkan perbedaan signifikan dengan benda 'commemorative' lain yang dibuat dengan proses offset transferprint biasa.
Selain kualitas cetakan foto, porselen jenis 'eggshell' ini juga dibuat dengan desain khusus, didalamnya terdapat percampuran unsur Eropa dan Jawa, bentuk baki empat sudut membulat dengan warna biru prada-nya juga sangat identik sebagai benda 'Ndalem', sekalipun tampa kehadiran foto figur didalamnya.
Termasuk benda 'Commemorative' karena dibuat untuk memperingati peristiwa penting tertentu, baik Jumenengan / penobatan, perkawinan, ulang tahun, kematian atau kurun waktu masa pemerintahan foto figur didalamnya.
Benda seperti ini dahulu hanya diwariskan turun temurun menurut garis keturunannya / trah masing-masing.
Identitas benda ini sangat kuat mewakili pemiliknya. Pada masa lalu tidak sembarang orang 'berani' memiliki benda seperti ini kalau tidak mempunyai hubungan kekerabatan / garis keturunan dengan profil figur didalamnya.
Di masa sekarang benda dimiliki sebagai bentuk penghargaan akan tingginya estetika dan tradisi kehidupan aristokrat di jaman dulu.
Zold - Surabaya
Subscribe to:
Posts (Atom)